Welcome to Dianka's world. Be nice here. Thank you! +Follow | Dashboard
Diary Of Dianka
Prosedur Pelayanan Resep (1)
Friday, July 15, 2016 Friday, July 15, 2016 0 comments

Bagi anda yang belum / akan / atau pun sudah pernah menebus resep obat RAWAT JALAN di Farmasi PKM2 Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, berikut akan saya jelaskan prosedurnya.. Karna seringkali pasien yang belum pernah berobat, kesulitan memahami alur dalam pengambilan resep obat disana. 

Tulisan ini bukan tulisan resmi atau perintah dari atasan, 
hanya salah satu pemikiran pribadi. Semoga bermanfaat :)



Pasien yang menebus resep di Paviliun Kartika dibagi menjadi 3 kelompok, 
berdasarkan cara pembayarannya. 

Pertama, pasien yang membayar secara langsung. Kami menyebutnya membayar secara Tunai. Jadi pembayaran resep obat dibayarkan di Farmasi PKM saat itu juga, bisa menggunakan uang Tunai maupun Debit. Saat ini mesin EDC (mesin gesek) yang tersedia hanyalah mesin Mandiri dan BRI. 

Perlu diingat bahwa hanya Debit Mandiri dan Debit BRI yang tidak terkena biaya tambahan. Kartu kredit maupun debit selain Mandiri akan dikenakan biaya tambahan 2%, apabila melakukan transaksi menggunakan mesin Mandiri. Sedangkan kartu Kredit BRI dikenakan biaya tambahan 1,5% menggunakan mesin BRI dan kartu kredit maupun debit lain dikenakan biaya tambahan 1,8%.

Namun, bila menggunakan uang tunai tidak akan terkena biaya tambahan :D

Kedua, pasien yang memiliki jaminan Asuransi. Berlaku untuk pasien yang sejak awal di Pendaftaran, mendaftar sebagai jaminan Asuransi. Lain cerita bila anda berobat menggunakan sistem rembers, yaitu membayar menggunakan uang pribadi kemudian melakukan penggantian uang kepada Asuransi.

Saat ini, Asuransi yang bekerja sama dengan Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto ialah : 
  1. Jasindo
  2. Allianz
  3. ACA
  4. CAR
  5. Indocement
  6. Pertamina
  7. Inhealth Mandiri (Gold dan Platinum)
  8. Admedika / Kopelindo
  9. Telkom
  10. Garuda
  11. CIA
  12. PLN
  13. BNI LIFE
  14. Relife
  15. Sinarmas
  16. Puri Medika
  17. RS Polri
  18. Hotel Kartika Chandra
  19. Reliance


Prosedur pengerjaan Resep antara Resep Tunai dan Perusahaan Langganan hampir sama.. Yang membedakan hanyalah pada saat di awal transaksi. Biasanya di awal transaksi, kami akan menanyakan.. "Tunai atau Jaminan". Bila pasien-pasien sudah terbiasa, mereka akan menyebutkan sesuai dengan keperluannya.

Untuk pasien Tunai atau Card :

1. Pertama kali yang akan kami lakukan ialah screening resep. Mengecek kelengkapan resep. 

Kelengkapan Resep meliputi :

☆ Nama Pasien

☆ No. RM (Penting untuk kelengkapan administrasi, memudahkan melacak pasien yang telah terdaftar karna setiap pasien memiliki nomor Rekam Medis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya)

☆ Cap Dokter (Penting untuk mengetahui dokter yang bertanggungjawab terhadap penulisan resep tersebut. Apabila ada salah satu komponen obat yang kami ragu penulisannya, kami akan menanyakan kepada sesama rekan kerja dan Apoteker. Namun, bila masih kurang yakin, kami akan menghubungi dokter yang menuliskan resep)


2. Tahap selanjutnya ialah menghargai resep. Apabila ragu, kami akan mengecek stok fisik obat sebelum memberi harga.  Terkadang antara stok di komputer dengan kenyataan di lapangan berbeda. Hal ini bisa terjadi karna obat yang telah diambil belum di posting. Ibarat barang sudah diambil - sudah dicatat, namun belum diinput. Karna penginputan resep, terjadi diakhir pengerjaan resep, saat transaksi hari itu akan ditutup. 

3. Setelah terjadi kesepakatan dengan pasien, kami dapat mengerjakan resep tersebut.

Penting untuk diketahui :

 Untuk obat obat yang persediannya sedikit atau pun habis, kami akan menawarkan opsi untuk memberikan Copy Resep kepada pasien untuk pasien mencari di apotek selain RSPAD Gatot Soebroto. Atau menelpon dokter apabila diperbolehkan melakukan penggantian obat dengan dosis dan isi yang sama. Namun, ada beberapa dokter yang tidak ingin ada penggantian obat :) Apabila hal itu terjadi, maka bagian Farmasi harus menyediakan obat yang dimaksut oleh dokter tersebut..

Terkadang dokter meresepkan obat baru yang kami belum menyediakannya. Atau obat khusus yang jumlahnya terbatas sehingga harus dipesan terlebih dahulu. Untuk itu, kami sangat menginginkan pasien untuk memahami hal ini, karna proses pemesanan obat tidak bisa dalam waktu yang singkat. Kecuali obat tersebut mudah didapat :) 

lanjut ke Bagian 2

Labels:


Librocubicularist



Hey , you're welcoming here . This is my official bloggie . All in this blog is Mine. Blog consists of daily rants like what I do and what I like. Totally boring, so I'd suggest you click the 'x' at the top right corner of your screen

Profile
Stuff



Gotcha!



Memories



Credits

This layout is best viewed in Google Chrome
Thanks to :

My Treasure

Cerpen
Catatan Pribadi
Desain
Kutipan
Misteri
Motivasi
Manajemen
Romansa
Untaian Kata