Welcome to Dianka's world. Be nice here. Thank you! +Follow | Dashboard
Diary Of Dianka
Hidup Seperti Cappucino
Saturday, July 16, 2016 Saturday, July 16, 2016 0 comments




Hidup itu seperti Cappuccino. Kita butuh gula sebagai pemanis, butuh biskuit sebagai pelengkap, dan kita butuh sendok supaya semuanya komponen cappucinno bersatu padu dan bisa dinikmati.

Biskuit diibaratkan sebagai cinta. Dan gula di ibaratkan sebagai sahabat. Sedangkan sendok diibaratkan sebagai sikap kita.

Biskuit bisa saja habis sebelum cappuccino yang kamu minum habis, dan bisa juga habis bersama dengan tetes terakhir cappuccinomu. Begitu juga cinta, kamu bisa bertahan dengan satu biskuit untuk menghabiskan cappuccinomu, tapi kamu bisa saja menghabiskan banyak biskuit untuk satu cangkir cappuccino.

Lain halnya dengan gula, dia bisa buat cappucinno jadi manis. Dan dia larut, jadi dia tidak mungkin meninggalkan cappucinno sendirian setelah dia memberi kemanisan. Tapi gula tidak akan bisa membuat cappuccino manis bila tidak ada sendok. Gula ada di dekat cappucinno tapi tidak bisa bercampur. Begitu pula dengan persahabatan, bila sikap kita benar, sahabat akan selalu bersedia untuk kita, kita harus menjaga sikap supaya sahabat kita tidak pernah ragu untuk menemani sampai cappucino kita habis.

Sumber

Labels:


Librocubicularist



Hey , you're welcoming here . This is my official bloggie . All in this blog is Mine. Blog consists of daily rants like what I do and what I like. Totally boring, so I'd suggest you click the 'x' at the top right corner of your screen

Profile
Stuff



Gotcha!



Memories



Credits

This layout is best viewed in Google Chrome
Thanks to :

My Treasure

Cerpen
Catatan Pribadi
Desain
Kutipan
Misteri
Motivasi
Manajemen
Romansa
Untaian Kata